PAN Situbondo Buka Dapur Umum di Malang untuk Layani Jemaah PWNU Jatim
Dilansir.Id, Malang – Partai Amanat Nasional (PAN) Situbondo turut berpartisipasi dalam kegiatan PWNU Jawa Timur yang digelar di Malang dengan membuka dapur umum bagi rombongan jemaah asal Situbondo. Dapur umum tersebut ditempatkan di wilayah Karangploso, Kabupaten Malang. Sabtu, (07/02/26)
Selain membuka dapur umum, PAN Situbondo juga memfasilitasi keberangkatan jemaah dari Situbondo menuju Malang dengan menyediakan armada transportasi berupa lima kendaraan kecil dan dua unit Elf guna menunjang kelancaran perjalanan peserta.
Mantan Ketua DPD PAN Situbondo, Ghozi Zainudin, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut mendapat dukungan langsung dari Ketua DPW PAN Jawa Timur, Habib Rizki Syadik.
“Mewakili seluruh jemaah dari Situbondo, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Habib Rizki Syadik atas dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang lebih,” ungkap Ghozi.
Untuk menunjang kebutuhan jemaah selama di Malang, PAN Situbondo juga bekerja sama dengan pengurus Masjid Perumahan D’Bhana sebagai tempat istirahat serta fasilitas mandi bagi rombongan jemaah.

‘’Jemaah Pegurus PCNU Situbondo mengucapkan banyak terimaksih atas partisipasi Partai PAN, karena telah membuka dapur umum untuk layani Jemaah NU dari Jawa Timur Khususnya Situbondo,’’ ujar Qm Fatah Yasin selaku Pegurus PCNU Situbondo.
Salah satu jemaah asal Situbondo, Ahmad Koti, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas partisipasi PAN Situbondo yang dinilai sangat membantu kenyamanan dan kelancaran rombongan selama mengikuti kegiatan PWNU Jawa Timur di Malang.
“Kami sangat berterima kasih atas pelayanan dan perhatian yang diberikan PAN Situbondo, mulai dari transportasi hingga dapur umum dan tempat istirahat,” tambahnya.
Partisipasi PAN Situbondo dalam kegiatan PWNU Jawa Timur ini menjadi bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam melayani kebutuhan jemaah, sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan elemen politik dalam kegiatan keagamaan dan sosial. (Rajawali)