Jelang Libur Nataru, Koordinator Umum Aliansi BEM Surabaya Imbau Pemuda Lakukan Hal Positif dan Junjung Tenggang Rasa atas Musibah di Tanah Air
Dilansir.id, Surabaya – Dalam momentum peringatan Natal dan Tahun Baru (Nataru) diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai waktu berlibur, tetapi juga sebagai ruang refleksi, kepedulian sosial, serta penguatan nilai kemanusiaan. Hal tersebut disampaikan Nasrawi, Koordinator Umum Aliansi BEM Surabaya menjelang libur Nataru. (30/12/2025)
Ia mengajak generasi muda di Kota Surabaya untuk memanfaatkan libur Nataru dengan kegiatan yang positif, seperti berkumpul dan bercengkrama bersama keluarga, serta menjauhi aktivitas negatif yang berpotensi meresahkan masyarakat, seperti balap liar dan aksi kriminalitas.
“Libur Natal dan Tahun Baru seharusnya diisi dengan kegiatan yang bermanfaat dan penuh makna. Kami mengajak anak muda Surabaya untuk tidak terlibat dalam balap liar maupun aksi kriminal yang membahayakan diri sendiri dan mengganggu ketertiban umum,” ungkap Nasrawi.
Ia menegaskan bahwa balap liar dan tindakan kriminal bukanlah cerminan pemuda Surabaya yang berkarakter dan berintegritas. Sebaliknya, pemuda diharapkan mampu menjadi pelopor ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat.
“Pemuda harus hadir sebagai bagian dari solusi, bukan sumber persoalan. Menjaga kondusivitas kota adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Selain itu, Nasrawi juga menekankan pentingnya sikap tenggang rasa dan empati, mengingat saat ini sebagian saudara sebangsa di Sumatera dan sejumlah wilayah lain di tanah air tengah menghadapi musibah bencana alam.
“Di tengah perayaan dan libur Nataru, kita tidak boleh abai terhadap duka yang dirasakan saudara-saudara kita di Sumatera dan wilayah lain yang terdampak bencana. Momentum ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk saling peduli, menumbuhkan empati, serta memperkuat solidaritas kebangsaan,” ujarnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial merupakan nilai penting yang harus dijaga, terutama oleh generasi muda dan mahasiswa sebagai agen perubahan.
“Rayakan Nataru dengan kesederhanaan, tanggung jawab, dan rasa kemanusiaan. Jadikan momentum ini untuk memperkuat persaudaraan, menjaga keamanan kota, serta mendoakan dan membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tambah Nasrawi.
Di akhir pernyataannya, Aliansi BEM Surabaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama libur Natal dan Tahun Baru, sekaligus memperkuat solidaritas nasional agar perayaan Nataru berlangsung dengan aman, damai, dan penuh empati. (FR/Rjb)