dilansir.id
November 1, 2026
dilansir.id
Quick Access
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Sastra
    • Sosok
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
    • Tips & Trik
  • E-Koran
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Sastra
  • Sosok
  • Kuliner
  • Wisata
  • Tips & Trik
  • E-Koran
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Sastra
    • Sosok
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
    • Tips & Trik
  • E-Koran
dilansir.id
November 1, 2026
dilansir.id
Quick Access
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Sastra
    • Sosok
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
    • Tips & Trik
  • E-Koran
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Sastra
  • Sosok
  • Kuliner
  • Wisata
  • Tips & Trik
  • E-Koran
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Sastra
    • Sosok
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
    • Tips & Trik
  • E-Koran
HMI Cabang Malang Desak DPR RI dan Pemerintah Segera Tuntaskan RUU Pemilu Secara Transparan dan Partisipatif
Daerah

HMI Cabang Malang Desak DPR RI dan Pemerintah Segera Tuntaskan RUU Pemilu Secara Transparan dan Partisipatif

Redaksi Dilansir.id
Redaksi Dilansir.id
July 1, 2026
0 Comments

Dilansir.id, Malang – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang mendesak DPR RI dan Pemerintah untuk segera membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu secara serius, transparan, dan melibatkan partisipasi publik yang bermakna (meaningful participation). Menurut HMI Cabang Malang, pembahasan RUU Pemilu tidak boleh kembali tertunda karena menyangkut masa depan demokrasi Indonesia.

Ketua Umum HMI Cabang Malang, Mirdan Idham, menilai ketidakjelasan pembahasan RUU Pemilu telah menimbulkan kekecewaan publik. Ia mengingatkan bahwa RUU tersebut telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) pada 2025, namun gagal dibahas hingga tuntas. Kini, setelah kembali masuk dalam Prolegnas 2026, DPR RI dan pemerintah dinilai tidak menunjukan keseriusan untuk segera menyelesaikannya.

“Salah satu isu penting di republik saat ini adalah RUU Pemilu. Kami mendesak DPR RI dan pemerintah agar segera membahasnya secara serius, transparan, dan membuka ruang meaningful participation hingga disahkan menjadi Undang-Undang Pemilu yang demokratis dan berpihak kepada rakyat,” ujar Mirdan.

Ketum HMI Cabang Malang tersebut menilai, masyarakat mulai kehilangan kepercayaan terhadap DPR RI dan Pemerintah karena berulang kali menyaksikan agenda reformasi sistem pemilu tidak menjadi prioritas. Ia menilai kondisi tersebut memunculkan kesan bahwa kepentingan pragmatis partai politik lebih diutamakan dibanding kebutuhan rakyat terhadap perbaikan sistem demokrasi.

Sementara itu, Ketua Bidang Pembangunan Demokrasi Politik (PDP) HMI Cabang Malang, M. Farhan H., menegaskan bahwa sistem kepemiluan Indonesia memerlukan evaluasi total.Ia menilai UU PEMILU yang ada cendrung tidak akomodatif terhadap kepentingan rakyat.

“Parliamentary threshold -Presidential threshold yang kebablasan, Fenomena Krisis Integritas Penyelenggara Pemilu, Besarnya Suara yang Terbuang (Wasted Vote), Beban Sistem Pemilu Serentak dan Politik uang menunjukkan adanya persoalan serius dalam suksesi kepemimpinan kita. Karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kepemiluan agar mampu menghadirkan tata kelola demokrasi yang lebih sehat dan akuntabel serta menghasilkan pemimpin yang kompeten,” tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Sekretaris Umum Bidang PDP HMI Cabang Malang, Fahrur Rozi, menilai pembahasan RUU Pemilu harus menjadi momentum untuk merumuskan sistem politik yang lebih demokratis dan mampu menghadirkan pemimpin yang benar-benar mewakili kedaulatan rakyat.

Ia menegaskan bahwa proses pembahasan RUU Pemilu harus dilakukan secara formal, terbuka, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk akademisi, organisasi masyarakat sipil, organisasi kepemudaan, serta kelompok masyarakat lainnya.

“Kami mendorong agar RUU Pemilu segera dibahas secara formal dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat sehingga menghasilkan Undang-Undang Pemilu yang berkualitas, menjunjung partisipasi publik, serta benar-benar hadir untuk kepentingan rakyat, bukan untuk oligarki maupun kelompok pemburu rente,” tegas Fahrur.

HMI Cabang Malang mendesak DPR RI (Komisi II) dan Pemerintah menjadikan pembahasan RUU Pemilu sebagai agenda prioritas nasional ditahun ini. HMI menilai reformasi sistem pemilu merupakan langkah penting untuk memperkuat kualitas demokrasi, meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga negara, serta memastikan kedaulatan rakyat tetap menjadi prinsip utama dalam penyelenggaraan pemilu di Indonesia. (Red)

Tags:

Himpunan Mahasiswa IslamHimpunan Mahasiswa IslamHMIPemiluRancangan Undang-UndangRUU PEMILU

Share Article

Redaksi Dilansir.id
Follow Me Written By

Redaksi Dilansir.id

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler
Stop Bullying! Alfian Fauzi Ajak Generasi Muda Jadikan Semangat Sumpah Pemuda Sebagai Gerakan Melawan Perundungan
Redaksi Dilansir.id
Maruli Siahaan Lantik Pengurus DPP HBB Periode 2026–2031, Lamsiang Sitompul Kembali Terpilih sebagai Ketum
Redaksi Dilansir.id
Kolaborasi MI Al Fattah Darussalam dan MINU Sumberpasir Malang, Perkuat Sinergi Pendidikan di Hari Santri 2026
Redaksi Dilansir.id
Lintas Gunung Kangayan, Sang Raja Bertahan Datang dengan Modal Juara Ganda
Redaksi Dilansir.id
IJPTI Resmi Berbadan Hukum, Matnadir Siapkan Audiensi dengan Pemangku Wilayah Malang Raya
Redaksi Dilansir.id
Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Insan Budi Utomo Malang
Mahasiswa PBSI UIBU Malang Observasi Jejak Sejarah dan Budaya di Situs Petirtaan Ngawonggo
Redaksi Dilansir.id

Artikel Terkait

Daerah
Stop Bullying! Alfian Fauzi Ajak Generasi Muda Jadikan Semangat Sumpah Pemuda Sebagai Gerakan Melawan Perundungan
Redaksi Dilansir.id
October 28, 2026
Daerah
Kolaborasi MI Al Fattah Darussalam dan MINU Sumberpasir Malang, Perkuat Sinergi Pendidikan di Hari Santri 2026
Redaksi Dilansir.id
October 22, 2026
Daerah
IJPTI Resmi Berbadan Hukum, Matnadir Siapkan Audiensi dengan Pemangku Wilayah Malang Raya
Redaksi Dilansir.id
October 16, 2026
Daerah
LSM LIRA Desak Evaluasi Total Seragam Sekolah Usai Insiden Kekerasan Kepala SMPN 18 Malang
Redaksi Dilansir.id
October 3, 2026
dilansir.id

Dilansir.id menghadirkan jurnalisme independen, beretika, dan terpercaya untuk publik melalui informasi faktual dan berimbang.

© 2025

Kontak Kami
Terbaru
Stop Bullying! Alfian Fauzi Ajak Generasi Muda Jadikan Semangat Sumpah Pemuda Sebagai Gerakan Melawan Perundungan
October 28, 2026
Maruli Siahaan Lantik Pengurus DPP HBB Periode 2026–2031, Lamsiang Sitompul Kembali Terpilih sebagai Ketum
October 25, 2026
Kontak Kami
  • Mojosantri Indah, Kav 20, Kajang Santren, Desa Mojorejo, Kec. Junrejo, Kota Batu
  • (+62) 85385292755
  • mediadilansir@gmail.com
Kanal Utama
  • Pedoman Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kerja Sama

Follow Us in Our Social Media

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Sastra
  • Sosok
  • Kuliner
  • Wisata
  • Tips & Trik
  • E-Koran