Kongres KBM UCY 2025 Lahirkan Presma Baru dengan Tujuan Penguatan Peran Mahasiswa
Dilansir.id, Yogyakarta – Kongres Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Cokroaminoto Yogyakarta sukses dilaksanakan pada, Sabtu (20/12/2025). Agenda tersebut berlangsung dengan mekanisme demokratis yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan.
Berdasarkan hasil Kongres, Ali Sidin (Ilmu Hukum, 2023) dan Rusdy Sengajie (Teknik Sipil, 2023) sah terpilih sebagai pasangan Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Cokroaminoto Yogyakarta. Pasangan tersebut memiliki tiga gagasan utama yang fokus pada penguatan peran mahasiswa sebagai aktor intelektual dan agen perubahan dalam ekosistem pendidikan tinggi.
“Gagasan utama saya adalah penguatan peran mahasiswa sebagai aktor intelektual dan agen perubahan dalam ekosistem pendidikan tinggi”, ungkap Ali Sidin.
“Dalam satu periode ke depan, arah kebijakan BEM akan difokuskan pada: 1. Pengembangan ruang intelektual yang kritis, inklusif, dan berkelanjutan, 2. Penguatan fungsi advokasi dan representasi mahasiswa secara transparan dan akuntabel, 3. Internalisasi nilai Tan Malaka sebagai keberanian berpikir rasional-kritis, serta nilai Cokroaminoto sebagai landasan etik dan kebangsaan dalam praksis organisasi. Keseluruhan gagasan ini bertujuan membangun gerakan mahasiswa yang relevan secara akademik dan berdampak secara sosial”, tambahnya.

Menurutnya, kontestasi politik di universitas merupakan bagian integral dari pendidikan demokrasi mahasiswa yang tidak dapat direduksi sebagai ajang perebutan kekuasaan melainkan sebagai ruang dealektika gagasan dan tanggung jawab kolektif.
“Kontestasi politik di tingkat universitas merupakan bagian integral dari pendidikan demokrasi mahasiswa. Hal ini tidak dapat direduksi sebagai ajang perebutan kekuasaan, melainkan sebagai ruang dialektika gagasan, etika, dan tanggung jawab kolektif. Dalam pandangan saya, politik kampus idealnya melahirkan kesadaran kritis, memperkuat budaya akademik, serta menumbuhkan sikap dewasa dalam menyikapi perbedaan. Kontestasi boleh berakhir, tetapi integritas dan persatuan mahasiswa harus tetap terjaga”, tegas Ali.
Pasangan Ali Sidin dan Rusdy Sengajie berharap mahasiswa Universitas Cokroaminoto Yogyakarta memiliki tanggung jawab moral sebagai subjek aktif dengan mengukir prestasi akademik dan berkontribusi nyata pada masyarakat serta membanggakan universitas.
“Saya berharap mahasiswa UCY menempatkan dirinya bukan sekadar sebagai peserta pendidikan, melainkan sebagai subjek aktif dalam pemgembangan kampus. Kami menyadari bahwa universitas ini belum dikenal sebagai kampus besar, namun justru di sanalah tanggung jawab moral mahasiswa berada, membesarkan nama kampus melalui prestasi akademik, integritas, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kepemimpinan ini saya maknai sebagai ruang kolaborasi antara mahasiswa, gagasan, dan nilai untuk menumbuhkan kampus yang bermartabat dan berdaya saing”, ujarnya.