Video Motor Baru Berlogo BGN Viral di Media Sosial, Ini Penjelasan Resmi Kepala Badan
Dilansir.id, Jakarta – Video yang memperlihatkan deretan sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi perbincangan di media sosial. Unggahan tersebut memicu berbagai spekulasi publik, terutama terkait penggunaan anggaran di tengah kebijakan efisiensi pemerintah.
Sejumlah warganet mempertanyakan urgensi pengadaan kendaraan tersebut.
“sdh tau diefisiensi mlh pengadaan motor mbg?” tulis salah satu netizen dalam video yang beredar di TikTok.
Komentar lain juga menyoroti penggunaan anggaran negara.
“gk respect bgt klo uang kita dipakai hal2 yang gk perlu gini… efisiensi dimana? jalanan masih banyak yang rusak pdahal” timpal pengguna lainnya.
Sebagian warganet menduga motor tersebut digunakan untuk mendukung operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menanggapi hal tersebut, Kepala BGN Dadan Hindayana membenarkan adanya pengadaan sepeda motor dalam anggaran tahun 2025. Ia menjelaskan bahwa kendaraan tersebut diperuntukkan mendukung operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” ujar Dadan di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa motor tersebut hingga kini belum didistribusikan. Kendaraan masih dalam proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan.
“Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan,” jelasnya.
Dadan juga menyampaikan bahwa proses pengadaan dilakukan secara bertahap sejak Desember 2025.
Terkait isu jumlah kendaraan yang disebut mencapai 70.000 unit, ia memastikan informasi tersebut tidak benar.
“Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di 2025,” tegasnya.
Pemerintah berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat serta memberikan pemahaman terkait fungsi pengadaan kendaraan tersebut dalam mendukung program layanan gizi nasional. (Rjb)