dilansir.id
July 12, 2026
dilansir.id
Quick Access
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Sastra
    • Sosok
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
    • Tips & Trik
  • E-Koran
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Sastra
  • Sosok
  • Kuliner
  • Wisata
  • Tips & Trik
  • E-Koran
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Sastra
    • Sosok
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
    • Tips & Trik
  • E-Koran
dilansir.id
July 12, 2026
dilansir.id
Quick Access
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Sastra
    • Sosok
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
    • Tips & Trik
  • E-Koran
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Sastra
  • Sosok
  • Kuliner
  • Wisata
  • Tips & Trik
  • E-Koran
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Sastra
    • Sosok
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
    • Tips & Trik
  • E-Koran
Politik

Soroti Polemik Pilkada, Ketum HIMASA: Jangan Bajak Hak Rakyat demi Kepentingan Elite

Redaksi Dilansir.id
Redaksi Dilansir.id
January 11, 2026
0 Comments

Dilansir.id, Bangkalan – Wacana dan manuver politik terkait mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang sempat memanas, menuai respons keras dari kalangan akademisi dan aktivis mahasiswa. Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sampang (HIMASA) yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM)  Ismail Ardi, menilai upaya mengembalikan pemilihan kepala daerah ke tangan DPRD (diwakili parlemen) adalah bentuk kemunduran demokrasi yang nyata.

Dalam keterangan tertulisnya, Ardi menegaskan bahwa narasi Pilkada melalui DPRD bertentangan dengan semangat Reformasi dan data sosiologis masyarakat saat ini.

Abaikan Putusan MK adalah Preseden Buruk

Sorotan utama tertuju pada upaya legislasi yang dinilai mencoba mengakali Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU-XII/2024 dan Nomor 70/PUU-XII/2024. Menurut Ardi, putusan MK bersifat final and binding (mengikat) dan harus menjadi landasan utama dalam proses demokrasi, bukan justru dicarikan celah hukumnya.

“Fakta hukumnya jelas, MK telah memberikan jalan bagi demokrasi yang lebih inklusif dan adil. Jika aturan main diubah semata-mata untuk menganulir putusan lembaga peradilan tertinggi demi kepentingan golongan tertentu, ini adalah bentuk pembangkangan terhadap konstitusi,” tegasnya Senin (11/01/2026).

Data Membuktikan: Rakyat Ingin Memilih Langsung

Lebih lanjut, Ardi memaparkan bahwa alasan ‘efisiensi biaya’ atau ‘menghindari konflik’ yang sering didengungkan para elite politik tidak sejalan dengan kehendak rakyat. Ia merujuk pada data survei kredibel, salah satunya dari Lembaga Survei Indonesia (LSI).

“Kita bicara data, bukan asumsi. Survei LSI secara konsisten menunjukkan angka di atas 80 persen masyarakat Indonesia menginginkan pemilihan kepala daerah secara langsung. Hanya segelintir, sekitar 5-6 persen, yang setuju dipilih oleh DPRD. Jika DPR memaksakan kehendak, lantas siapa yang sebenarnya mereka wakili?” ujarnya.

Bahaya Transaksi ‘Pasar Gelap’ Demokrasi

Sebagai representasi mahasiswa ekonomi dan putra daerah Sampang,  Ketua Umum Himasa tersebut juga menyoroti dampak ekonomi-politik dari sistem pemilihan tidak langsung. Menurutnya, mengembalikan mandat pemilihan ke DPRD hanya akan menyuburkan praktik oligarki dan politik transaksional di ruang tertutup.

“Jika kepala daerah dipilih oleh DPRD, akuntabilitas mereka bukan lagi kepada rakyat di desa-desa Sampang atau Madura, melainkan kepada ketua partai dan fraksi. Ini berbahaya karena menciptakan ‘pasar gelap’ demokrasi di mana loyalitas pemimpin daerah tergadai pada elite, bukan pada kesejahteraan konstituen,” tambah Ardi.

Seruan Mahasiswa

Menutup pernyataannya,  Ardi mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat sipil untuk tetap mengawal proses demokrasi ini hingga tuntas.

“Kami, Himpunan Mahasiswa Sampang dan BEM FEB UTM, menolak segala bentuk pengkhianatan terhadap kedaulatan rakyat. Pilkada langsung adalah harga mati reformasi. Jangan biarkan suara rakyat dibungkam hanya demi melanggengkan kekuasaan segelintir pihak,” pungkasnya. (Red)

Tags:

Polemik PilkadaUniversitas Trunojoyo MaduraWakil Gubernur BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Share Article

Redaksi Dilansir.id
Follow Me Written By

Redaksi Dilansir.id

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler
Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, HMI Cabang Malang Singgung Kasus Korupsi Polri dan Kejagung
Redaksi Dilansir.id
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus di Tengah Penyidikan Kortas Tipikor Polri
Redaksi Dilansir.id
Peneliti PSAD UII asal Sumenep Imam Hakiki Resmi Disumpah sebagai Advokat
Redaksi Dilansir.id
HMI Cabang Malang Desak DPR RI dan Pemerintah Segera Tuntaskan RUU Pemilu Secara Transparan dan Partisipatif
HMI Cabang Malang Desak DPR RI dan Pemerintah Segera Tuntaskan RUU Pemilu Secara Transparan dan Partisipatif
Redaksi Dilansir.id
Oleh: Zahrir Ridho (Anggota Aliansi Mahasiswa Gili Raja (AMG)
Gili Raja, Wilayah “Tak Bertuan” di Sumenep yang Mendadak Dianggap Penting Saat Pilkada
Redaksi Dilansir.id
Imam Hakiki (Peneliti di Pusat Studi Agama & Demokrasi Universitas Islam Indonesia)
Kematian Calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih: Saatnya Meninjau Ulang Pendekatan Militeristik dalam Jabatan Sipil
Redaksi Dilansir.id

Artikel Terkait

Daerah
Gubernur BEM FEB UTM Soroti Arah Kampus Usai Wacana Kelola MBG
Redaksi Dilansir.id
May 12, 2026
Daerah
Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN Riau, Wakil Ketua BEM FEB UTM Desak Evaluasi Sistem Keamanan Kampus dan Minta Pelaku Dihukum Setimpal
Redaksi Dilansir.id
February 27, 2026
Politik
Segel Kantor Dibuka, DPD Golkar Kota Malang Mulai Aktif Kembali di Bawah Kepemimpinan Djoko Prihatin
Redaksi Dilansir.id
February 1, 2026
Politik
Pengamat Politik Luar Negeri: Amerika Tabrak Hukum Internasional, Semua Orang bisa di-Maduro-kan
Redaksi Dilansir.id
January 18, 2026
dilansir.id

Dilansir.id menghadirkan jurnalisme independen, beretika, dan terpercaya untuk publik melalui informasi faktual dan berimbang.

© 2025

Kontak Kami
Terbaru
Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, HMI Cabang Malang Singgung Kasus Korupsi Polri dan Kejagung
July 11, 2026
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus di Tengah Penyidikan Kortas Tipikor Polri
July 11, 2026
Kontak Kami
  • Mojosantri Indah, Kav 20, Kajang Santren, Desa Mojorejo, Kec. Junrejo, Kota Batu
  • (+62) 85385292755
  • mediadilansir@gmail.com
Kanal Utama
  • Pedoman Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kerja Sama

Follow Us in Our Social Media

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Sastra
  • Sosok
  • Kuliner
  • Wisata
  • Tips & Trik
  • E-Koran