Bangun Budaya Peduli Lingkungan, Mahasiswa PMT Unitri Hadirkan Program “Tiket Sampah” di SDN 1 Jedong
Dilansir.id, Malang – Mahasiswa Program Pemberdayaan Masyarakat Terpadu (PMT) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Kelompok 1 Soekarno melaksanakan program unggulan berupa pembuatan dan penyerahan tiga unit tempat sampah organik dan anorganik di SDN 1 Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Senin (3/8/2026). Program tersebut bertujuan menumbuhkan budaya peduli lingkungan melalui pembiasaan memilah sampah sejak usia sekolah dasar.
Selain menyerahkan sarana kebersihan, mahasiswa PMT juga memberikan sosialisasi kepada siswa kelas I hingga VI mengenai pentingnya pemilahan sampah. Materi yang disampaikan mencakup pengertian sampah organik dan anorganik, contoh jenis sampah, dampak jika sampah tidak dipilah, serta tata cara membuang sampah sesuai kategorinya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab dan praktik langsung sehingga peserta didik dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi tersebut, mahasiswa memperkenalkan inovasi bertajuk “Tiket Sampah” yang diterapkan bagi siswa kelas IV, V, dan VI. Melalui program ini, setiap siswa diwajibkan membawa sedikitnya dua sampah sebelum pulang sekolah sebagai “tiket” untuk meninggalkan lingkungan sekolah. Sampah yang dibawa kemudian dipilah ke dalam tempat sampah organik maupun anorganik sesuai jenisnya.
Ketua PMT Unitri Kelompok 1 Soekarno, Benediktus Boliaman Kokomaking, mengatakan program tersebut tidak hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas kebersihan, tetapi juga bertujuan membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini.
“Program ini kami rancang sebagai langkah sederhana namun berkelanjutan untuk menanamkan kebiasaan memilah sampah sejak usia sekolah dasar. Tempat sampah yang kami buat bukan sekadar fasilitas, tetapi menjadi media pembelajaran bagi siswa agar memahami bahwa sampah memiliki jenis yang berbeda dan memerlukan pengelolaan yang tepat. Melalui program ‘Tiket Sampah’, kami berharap siswa terbiasa menjaga kebersihan sekolah, memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan, serta mampu menerapkan kebiasaan baik tersebut di rumah maupun di masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten diyakini mampu menciptakan budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.

Program tersebut mendapat apresiasi dari Kepala SDN 1 Jedong, Tutik Juwariyah, S.Pd. Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa PMT Unitri memberikan manfaat karena tidak hanya menyediakan fasilitas pendukung, tetapi juga mengedukasi siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa PMT Universitas Tribhuwana Tunggadewi Kelompok 1 Soekarno atas kontribusi dan kepeduliannya terhadap SDN 1 Jedong. Program ini sangat membantu sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui pembiasaan memilah sampah. Kami berharap tempat sampah yang telah disediakan dapat dimanfaatkan dengan baik dan program ‘Tiket Sampah’ dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari pendidikan karakter serta budaya hidup bersih di sekolah,” ungkap Tutik.
Melalui program tersebut, mahasiswa PMT Unitri berharap kebiasaan memilah sampah dapat terus diterapkan oleh seluruh warga SDN 1 Jedong. Upaya ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta mendukung terwujudnya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan. (Red)