SMPI Mathla’un Najah Tampilkan Tari Saman dalam Madura Culture Festival 2026
Dilansir.id, Sumenep — Sekolah Menengah Pendidikan Islam (SMPI) Mathla’un Najah turut ambil bagian dalam Madura Culture Festival (MCF) 2026 dengan mempersembahkan Tari Saman. Kegiatan tersebut berlangsung di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, pada 26 Agustus hingga 4 September 2026.
Madura Culture Festival 2026 merupakan kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan mengusung tema “Gemuruh Bersama Berselendang”. Festival tersebut melibatkan berbagai daerah di Jawa Timur yang menampilkan keberagaman seni dan budaya khas dari masing-masing daerah.
Wakil Kepala SMPI Mathla’un Najah, Muhammad Naufil, S.Pd., mengatakan keikutsertaan sekolah dalam festival tersebut merupakan bentuk partisipasi lembaga pendidikan dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus menyukseskan agenda yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.
“Selain dihimbau oleh Bupati Sumenep dan Kabid Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, kami juga merasa harus memeriahkan atau ikut serta agar acara ini sukses, karena acara ini juga merupakan bagian dari acara kami di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep,” ujar M. Naufil.
Menurut Naufil, penampilan Tari Saman dalam festival tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kesenian tradisional kepada generasi muda. Ia berharap Tari Saman tidak sekadar menjadi bagian dari sejarah, tetapi tetap dikenal dan dipahami oleh generasi penerus.
“Dan juga agar Tari Saman bisa dikenalkan pada generasi muda agar tidak hanya menjadi sejarah, karena dalam Tari Saman terdapat nilai identitas Indonesia dan nilai kebersamaan,” ucap M. Naufil.
Ia menilai keberadaan festival budaya seperti MCF penting untuk menjaga keberlanjutan kesenian tradisional. Menurutnya, keterlibatan lembaga pendidikan dapat menjadi salah satu upaya untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya kepada peserta didik.
Naufil berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara rutin setiap tahun dengan melibatkan lebih banyak lembaga dan masyarakat di Kabupaten Sumenep.
“Harapannya ke depan acara seperti ini perlu dirawat dengan diadakan setiap tahun. Bukan hanya sebagian yang dihimbau memeriahkan, akan tetapi seluruh lembaga dan lainnya yang ada di Sumenep harus ikut serta, mengingat pentingnya acara ini,” tuturnya.
Keikutsertaan SMPI Mathla’un Najah dalam Madura Culture Festival 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan Tari Saman kepada generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, nilai kebersamaan dan identitas budaya diharapkan tetap tumbuh dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (ags/rjb)