Mahasiswa PMT UNITRI Inventarisasi Puluhan Jenis Tanaman di SMP Taman Siswa Turen, Dukung Program Adiwiyata
Dilansir.id, Malang – Sebanyak 12 mahasiswa Pengabdian Masyarakat Tematik (PMT) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang melaksanakan inventarisasi berbagai jenis tanaman sebagai upaya mendukung pengembangan Program Adiwiyata dan pengelolaan lingkungan sekolah berbasis data di SMP Taman Siswa Turen, Kabupaten Malang. Kamis, (20/08/26).
Kegiatan yang melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan tersebut berlangsung selama satu bulan, mulai tanggal 2 hingga 31 Juli 2026. Program ini dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapang UNITRI, Dr. Nugroho Aji Prasetiyo, M.Pd.
Inventarisasi dilakukan di area greenhouse dan sejumlah titik ruang hijau sekolah. Selain mendata jenis tanaman, mahasiswa juga menyusun basis data ekologis yang dapat digunakan sekolah untuk mendukung pembelajaran berbasis lingkungan dan pengelolaan taman sekolah secara berkelanjutan.
Ketua Kelompok PMT di SMP Taman Siswa Turen, Gracia Yoani Setia, mengatakan kegiatan inventarisasi tanaman tidak hanya bertujuan mencatat keberadaan tanaman yang ada di lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi proses pembelajaran dan pengembangan Program Adiwiyata.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu sekolah memiliki data yang lebih terstruktur mengenai berbagai jenis tanaman yang ada di lingkungan sekolah. Selain itu, hasil inventarisasi ini dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi siswa, khususnya untuk mengenal keanekaragaman tumbuhan dan klasifikasi makhluk hidup,” ujar Gracia.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa melakukan identifikasi tanaman berdasarkan karakteristik morfologi, mendokumentasikan kondisi tanaman, mencatat lokasi tumbuh, hingga melakukan klasifikasi berdasarkan kaidah taksonomi tumbuhan dan verifikasi nama ilmiah menggunakan sistem tata nama binomial.
Tim juga melakukan kuantifikasi untuk mengetahui jumlah individu setiap jenis tanaman yang ditemukan. Hasil pendataan menunjukkan keberagaman vegetasi yang cukup tinggi di lingkungan sekolah.
Beberapa jenis tanaman yang berhasil diinventarisasi antara lain bunga airis (Neomarica longifolia), cocor bebek, bunga balon, calathea, sri rezeki, lili perdamaian, lili paris, singonium, lidah buaya, lidah mertua, kuping gajah, berbagai jenis kaktus, adenium, peperomia, adam hawa, philodendron, puring, anthurium, palem, paku bintik, melati Jepang, ketapang, jambu, kladi tikus, hingga tanaman zigzag.
Salah satu temuan dominan dalam inventarisasi tersebut adalah bunga airis (Neomarica longifolia) yang tercatat mencapai 841 individu yang tersebar dalam 151 pot tanaman.
Data hasil inventarisasi kemudian disusun dalam bentuk database yang dapat digunakan sekolah sebagai referensi pengelolaan lingkungan sekaligus sumber belajar bagi siswa dalam mempelajari keanekaragaman hayati secara langsung.
Menurut Gracia, keberadaan berbagai jenis tanaman di lingkungan sekolah memiliki potensi besar untuk mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual dan aplikatif.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian dan literasi lingkungan siswa. Tanaman yang selama ini ada di greenhouse maupun lingkungan sekolah dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga dan mengembangkan lingkungan sekolah,” katanya.
Program inventarisasi tersebut juga diharapkan dapat membantu SMP Taman Siswa Turen dalam menyiapkan berbagai dokumen pendukung untuk registrasi Program Adiwiyata melalui Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA). Selain itu, data yang telah tersusun dapat menjadi dasar dalam pengembangan kebijakan sekolah terkait pelestarian lingkungan dan penguatan pendidikan berbasis ekologi.
Gracia menambahkan, hasil inventarisasi yang telah dilakukan diharapkan tidak berhenti sebagai data administratif semata, melainkan dapat terus dimanfaatkan oleh sekolah untuk mendukung berbagai program lingkungan di masa mendatang.
“Harapannya, hasil kegiatan ini tidak berhenti sebagai data inventarisasi saja, tetapi bisa terus digunakan oleh sekolah untuk pengembangan program Adiwiyata dan pembelajaran berbasis lingkungan secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa PMT UNITRI tidak hanya berkontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga turut mendukung terwujudnya sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Keberadaan database tanaman yang tersusun secara sistematis diharapkan menjadi modal penting bagi SMP Taman Siswa Turen dalam mewujudkan lingkungan belajar yang hijau, edukatif, dan berkelanjutan. (MAH)