DPC GMNI Pasuruan Desak DPD GMNI Jatim Segera Gelar Konferda: Estafet Kepemimpinan Jangan Terhambat
Dilansir.id, Pasuruan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pasuruan secara resmi melayangkan desakan kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Jawa Timur untuk segera menyelenggarakan Konferensi Daerah (Konferda). Langkah ini diambil menyusul masa periode kepengurusan DPD Jatim yang dinilai telah habis atau “molor” dari jadwal yang seharusnya. Minggu 10/05/26
Ketua DPC GMNI Pasuruan, Dandy, dalam keterangannya menyampaikan bahwa ketidakjelasan jadwal Konferda ini dapat berdampak buruk pada sirkulasi kepemimpinan dan efektivitas organisasi di Jawa Timur. Menurutnya, kepastian organisasi adalah hal mutlak untuk menjaga muruah gerakan dan menjalankan program-program strategis ke depan.
“Kami melihat ada stagnansi yang terjadi akibat masa transisi yang terlalu lama. Periode kepengurusan sudah melewati batas waktu yang ditentukan oleh konstitusi organisasi. Oleh karena itu, kami mendesak DPD GMNI Jawa Timur untuk segera mengambil langkah konkret guna menggelar Konferda,” ujar Dandy saat ditemui di sekretariatnya.
DPC GMNI Pasuruan menekankan bahwa Jawa Timur merupakan salah satu basis kekuatan terbesar GMNI di tingkat nasional. Jika regenerasi di tingkat daerah terhambat, maka koordinasi dengan cabang-cabang akan menjadi lemah, terutama dalam merespons isu-isu kerakyatan dan lingkungan yang tengah memanas di berbagai daerah, termasuk di Pasuruan.
“Regenerasi bukan sekadar pergantian wajah, tetapi merupakan mekanisme penting dalam menjaga keberlanjutan ideologi, militansi kader dan legitimasi organisasi. Dalam perspektif teori sirkulasi elite politik yang dikemukakan Vilfredo Pareto, pergantian kepemimpinan merupakan keniscayaan agar organisasi tidak mengalami stagnasi dan krisis legitimasi internal. Karena itu, jangan sampai alasan administratif maupun teknis justru menghambat estafet organisasi yang sehat dan konstitusional,” tambahnya Tobroni Wakabid Politik DPC GMNI Pasuruan.
“Kami menuntut adanya keterbukaan informasi mengenai kendala yang terjadi dan meminta agenda ini dijadikan prioritas utama dalam waktu dekat. Estafet kepemimpinan tidak boleh berhenti hanya karena penundaan yang tidak perlu,” tegas Dandy menutup pernyataannya.
Lebih lanjut, DPC GMNI Pasuruan berharap agar DPD GMNI Jatim segera melakukan konsolidasi dengan seluruh cabang se-Jawa Timur untuk menentukan waktu dan tempat pelaksanaan Konferda. Jika desakan ini tidak segera direspons, mereka khawatir kredibilitas organisasi di mata kader dan publik akan menurun. (MAH/SA)