Gagas Sekolah Sehat dan Berkarakter, Mahasiswa PMT Unitri Gelar Edukasi Pemilahan Sampah di SDK Dunia Terang dan Pasang Papan ‘7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat’
Dilansir.id, Malang — Kelompok mahasiswa Program Masyarakat Tematik (PMT) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang menggelar aksi gerakan peduli lingkungan dan pembentukan karakter di SD Kristen (SDK) Dunia Terang pada Selasa (11/8/2026). Program ini berfokus pada edukasi pemilahan sampah sejak dini serta penanaman kebiasaan positif bagi para siswa.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya membuang dan memilah sampah sesuai jenisnya. Para siswa diajak mempraktikkan cara membedakan sampah organik dan anorganik serta memasukkannya ke tempat sampah yang tepat, guna menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap kebersihan sekolah.
Selain pengelolaan sampah, mahasiswa PMT Unitri juga memasang papan media edukasi bertajuk “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Papan ini memuat tujuh nilai kebiasaan sehari-hari, meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur tepat waktu.

Kepala SDK Dunia Terang, Yordan Bin Antika, S.Pd., menyambut positif penataan lingkungan dan edukasi yang dihadirkan oleh mahasiswa.
“Kondisi lingkungan sekolah telah dipersiapkan dan ditata dengan baik untuk menciptakan suasana yang lebih menarik dan nyaman bagi peserta didik. Sebelumnya, masih terdapat beberapa bagian sekolah yang terlihat kosong dan belum memiliki sesuatu yang dapat menarik perhatian anak-anak,” ujar Yordan saat memberikan keterangannya, Selasa (11/8/2026).
Yordan menambahkan bahwa perubahan fisik lingkungan sekolah memberi dampak positif bagi suasana belajar para siswa.
“Taman sekolah yang sebelumnya masih terlihat kosong kini telah ditata dengan lebih baik. Taman tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penghias lingkungan sekolah, tetapi juga dapat menjadi pusat perhatian peserta didik sehingga memberikan suasana yang lebih menyenangkan serta mendukung kegiatan belajar,” tuturnya.
Terkait dengan praktik pemilahan sampah, Yordan menilai aksi tersebut memberikan pengalaman belajar langsung yang sangat bermanfaat bagi anak-anak.
“Kegiatan pengelolaan sampah berjalan dengan sangat baik dan peserta didik mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Meskipun sederhana, peserta didik dapat belajar secara langsung melalui praktik, sehingga memberikan pengalaman belajar yang bermakna,” pungkas Yordan.
Melalui program ini, mahasiswa PMT Unitri berharap perilaku memilah sampah dan tujuh kebiasaan positif tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, melainkan juga berlanjut di rumah dan kehidupan sehari-hari siswa. Aksi ini menjadi bentuk kontribusi nyata Unitri Malang dalam mendukung terciptanya generasi muda yang peduli lingkungan, disiplin, dan berkarakter. (Red)