Gunung Merapi Kembali Erupsi: Muntahkan Awan Panas Sejauh 2 Kilometer, Status Tetap Siaga (Level III)
Dilansir.id, Yogyakarta – Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Gunung Merapi meluncurkan Awan Panas Guguran (APG) sejauh dua kilometer (2.000 meter) ke arah sektor barat daya. Pada Jumat (28/08/26)
Berdasarkan laporan resmi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), luncuran awan panas tersebut mengarah ke hulu Kali Sat/Putih dengan amplitudo maksimum 87,74 mm dan durasi sekitar 116,97 detik. Suplai magma yang masih berlangsung diduga menjadi pemicu utama munculnya awan panas guguran ini.
Hingga saat ini, pihak BPPTKG menegaskan bahwa tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di Level III (Siaga). Imbauan dan Potensi Bahaya
Pemerintah melalui BPPTKG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di daerah potensi bahaya. Sektor potensial yang perlu diwaspadai meliputi:
1. Sektor Barat Daya: Sungai Boyong (maksimal 5 km) serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng (maksimal 7 km).
2. Sektor Tenggara: Sungai Woro (maksimal 3 km) dan Sungai Gendol (maksimal 5 km).
3. Radius Puncak: Lontaran material vulkanik jika terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.
Selain ancaman awan panas guguran, masyarakat di sekitar aliran sungai berhulu di Gunung Merapi juga diminta tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar dingin, terutama saat hujan deras mengguyur area puncak. Warga diimbau untuk selalu memantau perkembangan resmi dari BPPTKG dan BPBD setempat guna mengantisipasi gangguan akibat dampak sebaran abu vulkanik. (sa/rjb)