Mahasiswa PM-T UNITRI Dampingi UMKM Pabrik Tahu Desa Banjarejo Perkuat Pemasaran Digital
Dilansir.id, Malang – Mahasiswa Kelompok 8 Program Pengabdian Masyarakat Tematik (PM-T) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang melaksanakan pendampingan pemasaran digital bagi pelaku UMKM pabrik tahu bertujuan untuk membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar melalui pemanfaatan teknologi digital dan media sosial di Desa Banjarejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Selasa, (27/07/26).
Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui penguatan kapasitas pelaku usaha mikro agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Mahasiswa memberikan pelatihan dan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi produk.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mengenalkan strategi pemasaran melalui berbagai media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook. Pelaku usaha juga dibekali kemampuan membuat konten promosi yang menarik dan efektif untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
Selain itu, mahasiswa memberikan pelatihan mengenai teknik pengambilan foto dan video produk menggunakan telepon genggam, penyusunan caption promosi, hingga strategi mengunggah konten secara konsisten guna meningkatkan interaksi dengan calon pelanggan. Tak hanya itu, peserta juga mendapat edukasi mengenai pentingnya membangun identitas atau branding produk untuk meningkatkan daya saing UMKM di era digital.
Ketua Kelompok 8 PM-T UNITRI mengatakan transformasi digital menjadi peluang besar bagi pelaku usaha mikro untuk mengembangkan pasar tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.
“Melalui pendampingan ini, kami berharap pelaku UMKM dapat memanfaatkan media sosial secara optimal untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan pemasaran digital yang tepat, diharapkan penjualan produk dapat terus meningkat,” ujarnya.
Pendampingan dilakukan secara interaktif melalui praktik langsung pembuatan konten promosi. Mahasiswa mendampingi setiap tahapan proses agar pelaku usaha tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengelola akun media sosial usahanya secara mandiri setelah program pengabdian selesai dilaksanakan.
Program pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran sekaligus memperluas akses pasar produk lokal Desa Banjarejo. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. (MAH)