Mahasiswa UTM Kenalkan Inovasi Es Krim Mochi Jagung kepada Anak TK Dharma Wanita Persatuan 01 Keleyan
Dilansir.id, Bangkalan – Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar kegiatan praktik pengolahan pangan kreatif bersama siswa TK Dharma Wanita Persatuan 01 Keleyan, melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan inovasi pengolahan jagung menjadi es krim mochi sebagai upaya mengenalkan potensi pangan lokal kepada anak-anak sejak usia dini di Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Rabu, (23/09/26).
Kegiatan yang berlangsung dengan suasana interaktif itu mengajak para siswa tidak hanya menyaksikan proses pembuatan, tetapi juga ikut terlibat dalam praktik pengolahan makanan. Dengan pendampingan mahasiswa dan guru, anak-anak diperkenalkan pada berbagai bahan serta tahapan pembuatan es krim mochi berbahan dasar jagung.
Antusiasme para siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka tampak penasaran ketika melihat jagung yang selama ini dikenal sebagai bahan pangan sederhana diolah menjadi sajian modern yang menarik dan disukai anak-anak.
Selain memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, kegiatan tersebut juga bertujuan menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa bahan pangan lokal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi berbagai produk inovatif dan bernilai tambah.
Kepala TK Dharma Wanita Persatuan 01 Keleyan, Musrifah, S.Pd., mengapresiasi inovasi yang diperkenalkan mahasiswa UTM karena dinilai memberikan pengetahuan baru bagi siswa maupun masyarakat sekitar mengenai manfaat dan potensi olahan jagung.
“Kegiatan inovatif yang diadakan oleh mahasiswa UTM ini sangat membantu kami untuk memberikan pengetahuan baru mengenai gizi jagung pada siswa. Lebih dari itu, kegiatan ini juga memberikan dampak nyata terhadap pemahaman masyarakat sekitar bahwa jagung bisa diolah dengan baik dan disukai anak-anak. Awalnya mereka kurang tertarik karena jagung biasanya hanya diolah menjadi nasi jagung, tetapi setelah adanya inovasi ini anak-anak menjadi lebih tertarik dan menyukai jagung,” ujarnya.
Mahasiswa UTM menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi anak-anak. Melalui pendekatan praktik langsung, peserta didik dapat mengenal proses pengolahan pangan sekaligus memahami pentingnya mengonsumsi makanan bergizi.
Selain itu, inovasi es krim mochi jagung diharapkan dapat menjadi salah satu contoh pengembangan pangan lokal yang memiliki nilai ekonomi dan daya tarik lebih tinggi, khususnya bagi generasi muda.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UTM berharap potensi jagung sebagai salah satu komoditas unggulan daerah dapat semakin dikenal dan dimanfaatkan secara kreatif. Dari bahan pangan yang sederhana, lahir sebuah inovasi yang tidak hanya menarik bagi anak-anak, tetapi juga membuka wawasan masyarakat mengenai berbagai peluang pengolahan pangan lokal yang lebih modern dan bernilai tambah. (MAH)