dilansir.id
September 10, 2026
dilansir.id
Quick Access
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Sastra
    • Sosok
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
    • Tips & Trik
  • E-Koran
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Sastra
  • Sosok
  • Kuliner
  • Wisata
  • Tips & Trik
  • E-Koran
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Sastra
    • Sosok
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
    • Tips & Trik
  • E-Koran
dilansir.id
September 10, 2026
dilansir.id
Quick Access
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Sastra
    • Sosok
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
    • Tips & Trik
  • E-Koran
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Sastra
  • Sosok
  • Kuliner
  • Wisata
  • Tips & Trik
  • E-Koran
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Sastra
    • Sosok
  • Lifestyle
    • Kuliner
    • Wisata
    • Tips & Trik
  • E-Koran
Opini

Menyoal Nama dan Substansi, Banyuputih atau Baluran

Redaksi Dilansir.id
Redaksi Dilansir.id
February 4, 2026
0 Comments

Dilansir.id, Opini – Belakangan ini, ada satu isu yang berulang dibicarakan orang-orang di Situbondo. Dari obrolan santai sampai diskusi yang agak serius. Soalnya tentang rencana perubahan nama Kecamatan Banyuputih menjadi Kecamatan Baluran. Sepintas, ini terlihat sederhana. Urusan administrasi, urusan papan nama. Selesai.

Tapi setelah saya berbincang cukup lama dengan Kiai Afifuddin Muhajir, rasanya persoalan ini tidak sesederhana itu. Kegelisahan yang muncul bukan semata soal setuju atau tidak setuju pada perubahan nama. Yang lebih mengusik justru pertanyaan yang lebih mendasar: sedang ke mana arah cara berpikir kita tentang pembangunan? Apakah kita sedang sungguh-sungguh mengurus isi, atau tanpa sadar justru terlalu sibuk mengutak-atik sampul.

Kiai Afif menyampaikan sebuah perumpamaan yang sangat sederhana. Amerika Serikat, kata beliau, ibu kotanya adalah Washington D.C. Tapi ketika orang di berbagai belahan dunia menyebut Amerika, yang terlintas di benak mereka sering kali justru New York. Padahal New York bukan ibu kota. Ia dikenal bukan karena status administratif, tetapi karena substansi yang tumbuh di sana: ekonomi, pendidikan, budaya, dan denyut peradaban.

Dari sini pelajarannya menjadi terang. Kemajuan tidak lahir dari nama. Ia lahir dari kerja nyata. Dari isi, bukan dari label. Dalam konteks Banyuputih, hal serupa sebenarnya sudah lama kita saksikan. Yang dikenal luas bukan nama kecamatannya, tetapi Sukorejo. Bukan karena papan nama, melainkan karena pesantren, karena ilmu, karena jejaring keilmuan dan sosial yang hidup.

Maka pertanyaannya wajar: apa urgensinya mengganti nama kecamatan, sementara persoalan-persoalan yang lebih mendasar masih kita rasakan setiap hari? Jalan rusak, ekonomi warga yang belum kuat, layanan publik yang belum merata. Jangan-jangan kita sedang sibuk memperindah bungkus, sementara isinya dibiarkan apa adanya.

Soal nama juga tidak bisa dilepaskan dari ingatan. Nama bukan sekadar tulisan di dokumen. Ia menyimpan sejarah, memori, dan ikatan batin. Dalam ingatan sebagian masyarakat, nama Baluran membawa jejak masa lalu tertentu. Terlepas dari bagaimana kita menilainya secara akademik, memori semacam ini hidup.

Banyuputih hari ini bukan sekadar titik di peta administratif Situbondo. Ia adalah ruang di mana napas religiusitas benar-benar terasa hidup di setiap jengkal kesehariannya. Di sana, pesantren bukan hiasan, melainkan jantung. Santri yang datang dan pergi, kajian yang tak pernah putus, hingga nilai-nilai agama yang mendarah daging, semua itu adalah identitas yang nyata. Maka, sangat wajar jika warga merasa gelisah.

Tentu, kita semua sepakat bahwa Baluran adalah nama besar. Taman Nasional Baluran adalah kebanggaan yang tak perlu lagi diperdebatkan. Namun, pertanyaannya sangat mendasar: apakah untuk menonjolkan sebuah kebanggaan simbolik, kita harus tega menanggalkan identitas yang sudah lama berdenyut di tengah masyarakat? Apakah urusan klaim label jauh lebih berharga ketimbang kerja-kerja nyata yang manfaatnya langsung menyentuh hajat hidup orang banyak?

Akhirul kalam, Banyuputih memiliki cerita sejarah. Ia punya cerita dan ikatan emosional yang teramat dalam bagi warganya. Kemajuan sebuah daerah tak pernah diukur dari seberapa sering kita mengganti “bungkus” atau papan nama, melainkan seberapa jauh perubahan itu hadir mengangkat martabat rakyatnya.

Membangun Situbondo tidak harus dilakukan dengan cara menanggalkan jati diri yang sudah ada. Yang kita butuhkan saat ini bukanlah nama baru, melainkan cara pandang baru: bahwa pembangunan sejati selalu dimulai dari pembenahan isi, bukan sekadar memoles kosmetik simbolik. Jika substansinya kuat, identitas itu akan menemukan kehormatannya sendiri dengan sendirinya.

Penulis: Ghozi Zainuddin S.Ag
(Ketua JASMINU Situbondo / Ketua DPD PAN Situbondo)
___________________________

• Artikel opini ini sepenuhnya merefleksikan pandangan dan tanggung jawab pribadi penulis, serta tidak mewakili sikap maupun kebijakan redaksi Dilansir.id
• Rubrik Opini Dilansir.id terbuka bagi khalayak umum. Panjang tulisan minimal antara 600 hingga 1.000 kata, dilengkapi dengan biografi singkat penulis, foto diri, serta nomor kontak yang dapat dihubungi.
• Naskah opini dapat dikirimkan melalui: mediadilansir@gmail.com.
• Pihak redaksi memiliki kewenangan penuh untuk menentukan kelayakan pemuatan naskah opini yang masuk.

Tags:

BaluranBanyuputihKiai Afifuddin MuhajirSitubondo

Share Article

Redaksi Dilansir.id
Follow Me Written By

Redaksi Dilansir.id

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler
Isabab Korda Malang Matangkan Haul Masyayikh, Polresta Malang Kota Siapkan Pengamanan Lebih Dari 50 Personel
Redaksi Dilansir.id
Resmi Dilantik, HMI Cabang Kabupaten Malang Tegaskan Komitmen Cetak Kader Intelektual dan Profesional
Redaksi Dilansir.id
SMPI Mathla’un Najah Tampilkan Tari Saman dalam Madura Culture Festival 2026
Redaksi Dilansir.id
HMB UIN Malang Gelar Seminar Kedaerahan, Bahas Identitas Mbojo di Era Digital
Redaksi Dilansir.id
Mahasiswa UTM Kembangkan VACSAFE, Alat Pendingin Makanan untuk Dukung Keamanan Program MBG
Redaksi Dilansir.id
Solidaritas Alumni UNITRI, IKABHUWANA Salurkan Donasi ke Wilayah Terdampak Gempa NTT
Redaksi Dilansir.id

Artikel Terkait

Opini
Dari Paket ke Jam’iyah, Muktamar NU dan Ujian Kedewasaan Berorganisasi
Redaksi Dilansir.id
August 31, 2026
Yusril Toatubun
Opini
Rekonfigurasi Peran Konstitusional: Menata Ulang Relasi Mahkamah Konstitusi dan DPR dalam Isu Pemilu Serentak
Redaksi Dilansir.id
August 23, 2026
Opini
Dari Jalanan untuk Kemanusiaan Mahasiswa Manggarai Timur Jangan Berhenti di Donasi
Redaksi Dilansir.id
August 20, 2026
Opini
Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Redaksi Dilansir.id
August 18, 2026
dilansir.id

Dilansir.id menghadirkan jurnalisme independen, beretika, dan terpercaya untuk publik melalui informasi faktual dan berimbang.

© 2025

Kontak Kami
Terbaru
Isabab Korda Malang Matangkan Haul Masyayikh, Polresta Malang Kota Siapkan Pengamanan Lebih Dari 50 Personel
September 8, 2026
Resmi Dilantik, HMI Cabang Kabupaten Malang Tegaskan Komitmen Cetak Kader Intelektual dan Profesional
September 7, 2026
Kontak Kami
  • Mojosantri Indah, Kav 20, Kajang Santren, Desa Mojorejo, Kec. Junrejo, Kota Batu
  • (+62) 85385292755
  • mediadilansir@gmail.com
Kanal Utama
  • Pedoman Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kerja Sama

Follow Us in Our Social Media

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Opini
  • Sastra
  • Sosok
  • Kuliner
  • Wisata
  • Tips & Trik
  • E-Koran